Kisah Mak Tuti 70 Tahun Pikul Air 1,5 KM Berakhir, Kapolres Sukabumi Bor Sumur di Mekarsari

Sukabumi – Air mata Mak Tuti 70 tahun yang harus memikul jeriken menuruni tebing curam di Ciracap akhirnya berbuah manis. Polres Sukabumi membangun sumur bor sedalam 50 meter untuk warga Desa Mekarsari Kecamatan Ciracap Kabupaten Sukabumi pada Rabu 28 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB.

Sebelumnya Mak Tuti viral karena harus berjalan kaki sejauh 1,5 kilometer menuju Sungai Cicurug demi seember air bersih. Oleh karena itu kisah pilu lansia sebatang kara itu mengundang empati banyak pihak.

Selain itu Mak Tuti kerap terjatuh di jalan setapak sehingga air yang ia bawa tumpah di perjalanan.

Viral Rintihan Mak Tuti di Pelosok Ciracap

Mak Tuti curhat soal sulitnya air bersih di musim kemarau. Kemudian ia harus berjuang setiap hari demi kebutuhan dasar.

“Ibu teh sangat kekurangan air. Terpaksa ngambil air jauh-jauh, sampai jatuh-jatuh kadang-kadang. Bawa air satu ember, jatuh di jalan, nyampe rumah cuma setengah ember. Pak Dedi tolong Ibu, Pak Dedi, pengin diperhatikan,” rintih Mak Tuti kala itu.

Mendengar keluhan tersebut Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi langsung perintahkan jajaran turun ke lapangan. Oleh karena itu Polres Sukabumi siapkan penanganan bertahap mulai dari bantuan darurat hingga solusi permanen.

Water Cannon Dikerahkan Lalu Sumur Bor 50 Meter Dibangun

Sebagai langkah awal Polres Sukabumi kerahkan satu unit kendaraan taktis water cannon dan truk tangki air bersih ke Desa Mekarsari. Kemudian personel polisi bersama warga isi drum jeriken dan ember yang sudah lama kosong.

Namun bantuan tangki saja belum cukup atasi akar masalah kekeringan tahunan. Selain itu warga butuh sumber air permanen di dekat permukiman.

Oleh karena itu Polres Sukabumi datangkan rig dan mesin pengeboran ke Kampung Cilimus. Kemudian personel bersama teknisi kebut proses pengeboran siang dan malam.

Kasi Humas Polres Sukabumi Iptu Ilham Sapta Permadi menjelaskan pembangunan sumur bor ini tindak lanjut instruksi Kapolres.

“Menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait krisis air bersih di Desa Mekarsari, Kecamatan Ciracap, Bapak Kapolres Sukabumi AKBP Benny Cahyadi langsung menginstruksikan jajaran untuk turun ke lapangan memberikan bantuan nyata. Awalnya kami distribusikan pasokan air bersih menggunakan tangki untuk memenuhi kebutuhan darurat warga,” ujar Iptu Ilham.

Kapolres Ingin Solusi Permanen Bukan Sementara

Iptu Ilham menegaskan Kapolres tidak ingin penanganan hanya sementara. Oleh karena itu Polres Sukabumi eksekusi pembuatan sumur bor permanen agar lansia tidak lagi jalan berkilo-kilometer.

“Bapak Kapolres tidak ingin penanganan ini hanya bersifat sementara. Oleh karena itu, Polres Sukabumi langsung mengeksekusi pembuatan sumur bor permanen di lokasi agar warga, terutama para lansia, tidak perlu lagi berjalan kaki berkilo-kilometer atau menuruni tebing curam demi seember air,” tambahnya.

Air Mengalir Warga Haru di Kampung Cilimus

Kerja keras di lapangan akhirnya hasilkan kabar baik. Pada Rabu malam 28 Oktober 2026 mata bor tembus kedalaman 50 meter dan semburkan air tanah segar dengan debit baik.

“Alhamdulillah, proses pengeboran telah menembus kedalaman 50 meter dan air sudah berhasil keluar dengan debit yang baik. Saat ini mesin pompa celup sudah terpasang dan masih dalam proses pengurasan (flushing) serta penyempurnaan instalasi agar airnya benar-benar jernih dan dapat dimanfaatkan sepenuhnya oleh warga Kampung Cilimus dan sekitarnya,” jelas Ilham.

Selain itu warga sambut sumur bor dengan haru dan sukacita. Salah satu lansia Mak Enok sampaikan rasa syukur kepada Polres Sukabumi.

“Terima kasih banyak Bapak Kapolres Sukabumi atas bantuannya sumur bor. Mudah-mudahan sangat bermanfaat untuk Kampung Cilimus Desa Mekarsari. Mudah-mudahan Bapak Kapolres juga sehat selalu, terima kasih banyak,” tutur Mak Enok dengan mata berbinar penuh kelegaan.

matasosial*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *